OBROLANOLOGY: Tinder ( Part 1 )

o-TINDER-APP-facebook

Permasalahan yang nyata di kota besar seperti Ibukota Jakarta saat ini pastinya beragam. Termasuk di dalamnya mengenai kehidupan sosial penduduknya. Di samping kegiatan sehari-hari yang sedemikian padat, komunikasi kehidupan sosial diwakili kehadiran social media. Lewat gawai yang saat ini setiap orang punya, popularitas konversasi dunia maya lebih tinggi daripada interaksi langsung tatap-muka. Tingkat kesibukan yang sangat tinggi seringkali membuat permasalahan tersendiri bagi penduduk Jakarta usia produktif, terutama mengenai hal relationship.

Kenyataannya sekarang ini sering ditemui adanya pria dan wanita yang kesulitan untuk memiliki sebuah hubungan dengan lawan jenis. Berangkat dari hal tersebut, salah satu solusi permasalahan yang bisa mengaitkan antara kebiasaan menggunakan gawai dan kebutuhan akan intensive relationship (love relationship) adalah menggunakan aplikasi kencan online (Online-dating apps). Banyak aplikasi yang sudah dibuat dan bisa diunduh secara gratis maupun berbayar.

Tinder adalah salah satu aplikasi yang ditawarkan. Aplikasi ini bisa diunduh secara gratis pada platform berbasis Android dan iOS (Untuk Windows Saya belum coba, ada opini?). Tinder merupakan aplikasi menarik yang pengoperasiannya cukup simple dan menarik. Namun untuk menggunakan fitur lengkap dari aplikasi Tinder ini diperlukan biaya tambahan. Ada beberapa benefit tambahan yang akan kamu dapatkan, termasuk akses untuk melakukan searching pada daerah yang tidak berbatas. Bagi kamu yang enggan membayar, sebenarnya cukup menggunakan versi gratisnya saja.

photo 1

Pengoperasian aplikasi ini cukup mudah, lho. Setelah mengunduhnya kamu tinggal sign in dengan syarat melalui akun Facebook kamu. Bagaimana kalau kita tidak punya Facebook? Well, belum tahu juga sih bisa sign in tanpa FB atau tidak, tapi setahu saya sih harus punya FB. Setelah sign in kamu akan masuk ke layar utamanya. Sedikit coba-coba diperlukan untuk memahami cara kerjanya. Kamu sebaiknya melakukan setting profile terlebih dahulu seperti menambahkan foto dan biodata singkat mengenai dirimu yang sekiranya menarik bagi calon teman Tinder kamu nantinya.

photo 5

Pada menu setting kamu tentukan dahulu orientasi teman Tinder yang mau kamu temukan, kamu juga dapat menentukan radius pencarian radar Tinder kamu, dengan batas maksimal mencapai 160 km. Jadi misalnya kamu sedang berada di Jakarta Pusat saat memulai pencarian, kamu dapat mencari teman Tinder baru sampai dengan Kabupaten Bandung!

Nah, kalau semua sudah di-setting, silakan coba apps-nya!

Caranya mudah sekali kok, Kamu akan diberi beberapa cardsĀ  di layar yang berisikan foto pria-wanita (tergantung orientasi yang kamu pilih! ;p).

Lalu ada tombol ber-icon Love dan tanda X Silang. Kalau kamu suka pada profile calon teman kamu tersebut, kamu tinggal klik tombol Love atau swipe right, syukur-syukur bisa match. Kalau tidak sesuai ya sebaliknya, kamu tinggal klik tombol X Silang atau swipe left. Jadi nantinya bila kamu dan calon teman Tinder kamu itu sama-sama swipe ke kanan, kalian akan mendapat keterangan IT’S A MATCH! Selanjutnya kalian bisa chat pribadi, deh.

 

image source: pribadi dan ihuffpost.com

IMG_0021 Written by:

I am an alien. I am a legal alien. I am a Javaman in Jakarta. Obsessed with retro-things. Having a long-distance-relationship with my bed, but they always said "you looks so sleepy!" Social Media Enthusiast